Showing posts with label Berita Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Berita Pendidikan. Show all posts

Menteri Pendidikan akan Merubah Kurikulum 2013?

Posted by DOWNLOAD SOAL UJIAN NASIONAL 0 komentar
Teka-teki tentang kelangsungan Kurikulum 2013 akan segera terjawab, pasalnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan akan mengundang para praktisi dan pengamat pendidikan dalam rangka evaluasi menyeluruh atas keberlanjutan Kurikulum 2013 (K-13). Pertemuan itu dilakukan agar evaluasi atas K-13 tidak hanya datang sepihak dari internal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Terkait hal itu, pengamat pendidikan dari Unversitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus anggota Koalisi Pendidikan Jimmy Paat mengatakan K-13 bermasalah secara konsep dan teknis. Implementasi K-13 terlalu dipaksakan, selain itu perubahan dari kurikulum lama menjadi K-13 tidak berdasarkan kajian akademik.

“Pertama, menteri harus tahu bahwa perubahan dari kurikulum sebelumnya itu tidak berdasarkan hasil penelitian. Kurikulum 2013 dikatakan hasil evaluasi kurikulum sebelumnya, tapi sampai saat ini naskah
akademiknya tidak ada,” kata Jimmy saat dihubungi SP di Jakarta, Senin (10/11).

Jimmy mengatakan K-13 juga bermasalah secara teknis. Menurutnya,pemerintah sangat terburu-buru dalam melaksanakan K-13, sehingga proses percetakan dan distribusi buku menuai masalah.

Dia mengatakan Koalisi Pendidikan dan Indonesia Corruption Watch (ICW) memiliki data terkait ketidaksiapan percetakan untuk mencetak buku K-13 yang jumlahnya mencapai 250 juta buku. Menurutnya, jika satu saja percetakan besar menghentikan produksi buku K-13, maka otomatis
pengadaan buku K-13 akan terlambat. Apalagi, tidak semua percetakan memiliki kinerja baik sehingga mengurangi jumlah perusahaan yang mampu mencetak buku K-13.

“Penyebaran buku juga tidak mungkin dilakukan hanya dalam waktu dua bulan,” ujar Jimmy.

Sementara itu, Mendikbud Anies Baswedan mengatakan keputusan tentang keberlanjutan K-13 bukan hanya dari pemerintah tapi diharapkan juga dari masyarakat.

“Secara hukum, yang memutuskan pemerintah, tapi ini menyangk ut anak-anak kita. Oleh karena itu akan saya undang semua praktisi, pengamat, dan mereka yang memang secara serius soal ini,” ujar Anies, akhir pekan lalu.

Menurut Anies, pemerintah ingin mendapatkan kejernihan dalam menilai praktik pelaksanaan K-13. Dia berharap terjadi dialog antara internal Kemdikbud dengan pihak di luar Kemdikbud.

“Jangan pikirikan ego penyelenggara, ini bukan soal pemerintah atau kementerian. Ini soal anak-anak kita. Oleh karena itu kita lepaskan kepentingan kita, taruh kepentingan anak-anak jadi nomor satu,” katanya.

Ujian Nasional
Menurut Anies, selain K-13, hal lain yang mendapat perhatian masyarakat adalah Ujian Nasional (UN). Oleh karena itu, persoalan UN juga akan dibahas khusus oleh Kemdikbud juga dengan mengundang praktisi dan pengamat pendidikan.

“UN juga sama akan ada diskusi,” ucapnya.

Sebelumnya, Koordinator Monitoring Kebijakan Publik ICW Febri Hendri mengatakan mendikbud sebaiknya menghentikan implementasi K-13. Febri beralasan K-13 tidak memiliki paradigma pendidikan yang jelas dan cenderung dipaksakan.

Sampai saat ini implementasi kurikulum masih bermasalah dari segi pengadaan buku yang terlambat. Terjadi pula pungutan ketika penggandaan buku di sekolah.

“Banyak guru mengeluh tidak memahami materi Kurikulum 2013. Alhasil, sebagian sekolah tetap menggunakan Kurikulum 2006 yang lebih dipahami oleh guru,”kata Febri.

Sumber: http://www.beritasatu.com





Baca Selengkapnya ....

Ayo Siapa yang Menyusul

Posted by DOWNLOAD SOAL UJIAN NASIONAL 0 komentar
Ditengan gencarnya pemberitaan tentang banyaknya remaja yang terjebak dengan kelompok bermotor yang akhirnya menjelma menjadi gank motor, Indonesia masih patut berbangga pada generasi mudanya, Nixon Widjaja (11), siswa Sekolah Kristen IPEKA, kembali meraih medali emas dan The Best Theory pada 11th International Mathematics and Science Olympic (IMSO) di Bali, 5–11 Oktober 2014. Nixon, pelajar SD IPEKA Sunter I, itu menyingkirkan 233 peserta asal Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Brunei, India, Kazakhstan, Thailand, Sri Lanka, China, Taiwan, Nepal, Afrika Selatan, dan Vietnam.

"Sebelumnya cukup kesulitan dalam mengartikan soal karena menggunakan bahasa Inggris, sedangkan sehari-harinya saya menggunakan bahasa Indonesia. Tapi, bersyukur saya bisa, karena persiapannya kurang lebih lima minggu," ujar Nixon kepada Kompas.com, Minggu (26/10/2014).

International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) merupakan ajang lomba perorangan bidang Matematika dan IPA tingkat SD yang dipelopori oleh Kemendikbud. Awalnya, lomba tersebut dinamakan ASEAN Mathematics and Science Olympiad (AMSO). Namun, karena ada beberapa negara di luar ASEAN berminat, tahun berikutnya diubah menjadi IMSO.


Sejak 2003 sampai 2010 lalu, Indonesia selalu menjadi tuan rumah ajang ini. Pada perhelatan ke-11 IMSO, Indonesia bahkan mengirim 30 perwakilannya yang terdiri dari 15 peserta Matematika dan 15 peserta IPA.

Ada dua kategori yang diperlombakan dalam IMSO, yakni teori (konsep) dan praktik. Dalam kompetisi IMSO ini, Nixon meraih The Best Theory dalam kategori teori (konsep) untuk Sains dengan meraih nilai yang paling tinggi di antara peserta lainnya. Juri yang terlibat pada IMSO ini melibatkan pakar dari perguruan tinggi dari Indonesia, Taiwan, Filipina, dan Afrika Selatan.

Kepala Sekolah SD IPEKA Sunter I, Jakarta, Esther, mengatakan, prestasi yang diukir oleh Nixon merupakan salah satu hasil pembinaan dan bimbingan yang diberikan para pengajar di Sekolah Kristen IPEKA. Pencapaian tersebut diraih dari pembinaan melalui klub studi, metode pembimbingan secara individu/personal dengan penambahan jam belajar setelah pulang sekolah.

"Kami juga melihat setiap siswa punya bakat dan talenta yang khusus yang diberikan Tuhan kepada masing-masing, dan berbagai kesempatan untuk mengasah kemampuan yang dimilikinya, seperti pada ajang seperti ini," ujar Esther.

Sebelumnya, Nixon pernah meraih prestasi pada skala nasional dengan meraih medali emas dan Best Overall pada ajang Olimpiade Sains Nasional 2014. Siswa yang lahir di Jakarta, 23 Maret 2003, itu mengaku tertarik Matematika dan Sains karena, menurut dia, pelajaran itu memiliki sesuatu yang baru.

"Tapi, supaya tidak malas waktu belajar, biasanya saya sambil mendengarkan atau bermain musik biar semangat," pemilik cita-cita menjadi ilmuwan itu.

Sumber : kompas
image sumber : kompas

Baca Selengkapnya ....

Mau Kuliah Online tanpa harus ke Kampus disini tempatnya

Posted by DOWNLOAD SOAL UJIAN NASIONAL 0 komentar
Ingin kuliah Online yang yang harus datang ke kampus setiap hari yaitu cukup mengikuti kuliah dari rumah dengan fasilitas internet adalah Binus tempatnya, seperti yang diberitakan kompas.com, Universitas Bina Nusantara (Binus) menerapkan metode yang diberi nama Binus Online Learning. Metode tersebut memungkinkan mahasiswa tidak perlu datang ke kampus, karena hampir seluruh kegiatan perkuliahan dilakukan melalui sistem online.

"Mendorong mahasiswa untuk self learning, untuk belajar mandiri," ujar Deputi Direktur Binus online learning, Agus Putranto, saat ditemui di Kampus Binus, Jalan K.H. Syahdan No.9, Jakarta Barat, Selasa (9/9/2014) lalu.

Agus mengatakan, Binus Online Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang mulai diterapkan sejak 14 Februari 2009. Metode tersebut diperuntukkan bagi orang yang sudah bekerja, ibu rumah tangga, atau orang yang memiliki kesibukan sehingga tak mempunyai waktu menjalankan aktifitas perkuliahan di kampus. Melalui metode ini mahasiswa tetap dapat menjalankan aktifitas perkuliahan secara online tanpa harus mengganggu pekerjaannya.

"Kita jaga fleksibilitasnya, tapi tetap kita hasilkan lulusan yang kualitasnya sama dengan perkuliahan regular," ucap Agus.

Binus sudah merancang sedemikian rupa pola pembelajaran secara online sehingga mahasiswa tetap merasa sedang belajar di dalam kelas. Pada metode tersebut mahasiswa dapat berinteraksi dengan dosen dan anggota kelas lainnya melalui forum diskusi yang sudah disediakan.

Untuk pertanyaan terkait dengan mata kuliah, misalnya, dapat dilakukan pada Course Room. Sedangkan untuk pembahasan tugas kelompok, mahasiswa dapat melakukannya di Team Room. Sementara itu, untuk pertanyaan atau konsultasi personal dengan dosen bisa dilakukan melalui Personal Room. Selain itu, juga disediakan Class Conference untuk memudahkan mahasiswa berinteraksi dalam virtual class yang bersifat optional.

Sementara itu, Direktur Binus Online Learning, E.A Kuncoro menyebutkan, Universitas Binus menjadi pelopor kampus dengan menerapkan metode perkuliahan online. Hingga saat ini, masih sedikit kampus yang memiliki metode perkuliahan secara online.

"Sejauh ini kita bisa katakan begitu, karena memang pertama kan visi Binus menjadi panutan dalam sistem tekonologi informasi," ucap Kuncoro.

Binus online learning menyediakan program untuk Strata 1 dan Strata 2. Untuk S-1, program studi yang tersedia adalah Sistem Informasi (ekstensi Diploma 3 - S-1), Manajemen Marketing (ekstensi D3 - S1), Manajemen Marketing (S1), dan Akuntansi (ekstensi D3 dan S-1). Sementara itu, program studi yang tersedia untuk S-2 adalah Magister Teknik Informatika dan Magister Manajemen Sistem Informasi.

Baca Selengkapnya ....

Siswa SD Tidak Ada Lagi Istilah Tinggal Kelas

Posted by DOWNLOAD SOAL UJIAN NASIONAL 0 komentar
Ujian nasional untuk sekolah dasar, sekolah dasar luar biasa, dan madrasah ibtidaiyah mulai tahun 2014 dihapuskan. Selain itu, mulai tahun depan juga, tidak ada lagi murid sekolah dasar yang tinggal kelas.

Murid yang belum memahami atau menguasai pelajaran tetap boleh naik kelas, tetapi harus mengulang pelajaran yang belum dikuasainya. Bentuk penilaian rapor sekolah dasar juga berubah, tidak lagi berisi angka-angka, tetapi berbentuk deskripsi untuk menilai sikap, keterampilan, dan pengetahuan siswa peserta didik. Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Ramon Mohandas mengatakan hal itu sebelum Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional 2014, Minggu (1/12) malam, di Jakarta. ”Penilaian di SD tidak ada angka, tetapi narasi,” katanya.

Untuk memperkenalkan sistem yang baru, kata Ramon, telah dilakukan pelatihan untuk guru pendamping yang turun ke lapangan. Mereka telah dijelaskan bentuk rapor, cara penilaian, dan pemberian angka. Pelatihan tahun depan mencakup 150.000 sekolah dasar, lebih besar dibandingkan tahun ini yang hanya mencakup 6.000 sekolah dasar.

Kepala Unit Implementasi Kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tjipto Sumadi menambahkan, penilaian narasi dalam rapor harus menggunakan bahasa positif karena usia anak yang masih dalam batasan usia emas. Penilaian narasi juga harus bisa memotivasi anak untuk meningkatkan kemampuannya. ”Selama ini jika anak diberi nilai lima atau nilai merah, justru kurang baik dari sisi psikologis anak,” kata Tjipto.

Siapkan kisi-kisi
Meski ujian akhir diserahkan ke sekolah, kata Ramon, pemerintah tetap membuat kisi-kisi soal yang diserahkan ke sekolah agar ada standar kualitas soal. Kisi-kisi soal itu terdiri dari 25 persen dibuat pemerintah dan 75 persen dari satuan pendidikan yang berkoordinasi dengan kabupaten/kota serta provinsi.

”Keterlibatan pemerintah dalam membuat kisi-kisi soal jangan dianggap sebagai intervensi pemerintah. Semata-mata hanya agar ada standar kualitas soal, memudahkan sekolah sekaligus meningkatkan mutu sekolah secara bertahap,” kata Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Dadang Sudiyarto.

Kisi-kisi soal itu sesuai dengan mata pelajaran yang akan diujikan, yaitu di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah meliputi mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Adapun untuk sekolah dasar luar biasa (SDLB), mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika, Bahasa Indonesia, IPS, dan Pendidikan Kewarganegaraan. Ujian sekolah untuk SD/SDLB/MI/Paket A/Ula akan diselenggarakan serentak pada 19-21 Mei.

Tahun lalu ujian nasional sekolah dasar dan sederajat diikuti 4,25 juta siswa di 148.361 sekolah.

Ujian nasional
Ujian nasional untuk SMP dan SMA sederajat masih akan tetap diselenggarakan. Sekretaris Jenderal Kemdikbud Ainun Na'im menjelaskan, ujian nasional tahun depan untuk SMA/MA/SMK sederajat, termasuk Paket C dan Paket C Kejuruan, dilaksanakan 14-16 April 2014. Sementara itu, UN susulan SMA/SMK sederajat pada 22, 23, dan 24 April 2014.

Adapun ujian nasional untuk SMP/MTs/sederajat termasuk SMPLN/Paket B/Usto (sekolah tingkat SMP nonformal di Kemenag) akan diselenggarakan pada 5-8 Mei. Sementara itu, UN susulan bagi SMP sederajat akan diselenggarakan pada 12, 13, 14, dan 16 Mei 2014. ”Nilai kelulusannya tetap minimal 5,5,” kata Ainun Na'im.

Ahli evaluasi pendidikan Elin Driana mengatakan, ujian nasional untuk semua jenjang pendidikan idealnya dihapus. Kalaupun sekarang masih diselenggarakan ujian nasional untuk SMP dan SMA sederajat, mestinya komposisi kelulusan berdasarkan rapor lebih besar daripada nilai UN. Saat ini untuk kelulusan siswa, komposisi nilai rapor 40 persen, sedangkan ujian nasional 60 persen.

”Sebab, nilai rapor lebih menggambarkan kondisi murid yang sesungguhnya. Guru juga lebih mengetahui kondisi dan kemampuan siswa sehari-hari,” kata Elin. (LUK)

Baca Selengkapnya ....

Mengapa Siswa Kelas "Online" Lebih Unggul dari Kelas Konvensional?

Posted by DOWNLOAD SOAL UJIAN NASIONAL 0 komentar
Sebuah survei di salah satu universitas di Amerika Serikat menyebutkan, apabila murid kelas konvensional dengan murid kelas online diuji bersama-sama, maka ditemukan hasil sebanyak 90-100 persen siswa kelas online memperoleh nilai di atas C dan hanya 60 persen siswa kelas konvensional yang mendapatkan nilai di atas C.

Mengapa bisa begitu? Berdasarkan survei tersebut,
kelas online memiliki banyak keunggulan. Semua materi dan diskusi mengenai pembelajaran dapat diulang kembali. Berbeda dengan kelas konvensional, siswa harus mencatat. Apabila lupa mencatat, maka materi yang diberikan ke siswa hanya "masuk telinga kanan, keluar telinga kiri".

Setidaknya, menurut Program Director MM Executive BINUS Business School Tubagus Hanafi Soeriaatmadja, itulah alasan yang juga melatarbelakangi BINUS Business School meluncurkan program Master in Management (MM) berbasis online. Hanafi menjelaskan, melalui program perkuliahan online, baik murid maupun mahasiswa akan mencerna materi lebih detail.


"Melalui pendekatan teknologi itulah yang menjadikan kelas MM Online lebih unggul dibandingkan dengan kelas konvensional biasa," kata Hanafi kepada Kompas.com, di BINUS Business School, Jakarta, pekan lalu.

Karena tidak ada yang mengontrol secara langsung, maka perkuliahan melalui sistem hybrid ini membutuhkan kedewasaan dari masing-masing mahasiswa.
Selain efektivitas waktu, lokasi, dan adanya ketimpangan antara pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di Jawa dan luar Jawa, ada faktor lainnya yang menyebabkan sistem pendidikan online diperlukan pada masa kini dan akan datang. Pada 2015 mendatang, lanjut Hanafi, Indonesia akan mengikuti ASEAN Economic Community (AEC). Semua pihak dapat datang dan bersaing di posisi apa saja.

"Negara anggota ASEAN lain, selain Indonesia, akan banyak yang masuk ke Indonesia dan menjadi pekerja ahli di Indonesia. Hal itulah yang menyebabkan persaingan mendatang akan semakin ketat," kata Hanafi.

Faktor keempat, Hanafi menyadari, ketatnya persaingan antara industri yang satu dan yang lainnya. Persaingan industri itu menyebabkan fenomena "pembajakan" tenaga ahli semakin marak.

"Tak sedikit perusahaan yang lebih senang membajak daripada mengembangkan bibit potensial yang ada. Dengan adanya MM Online ini, kami berharap dapat menumbuhkan bibit-bibit pemimpin potensial," ujar Hanafi.

Sementara itu, faktor keenam adalah fakta bahwa pada tahun 2010 jumlah pelamar strata
1 (S-1) mencapai 2,5 juta jiwa. Padahal, tutur Hanafi, yang diterima hanya 1,5 juta jiwa, sedangkan jumlah universitas di Indonesia tidak sebanding dengan jumlah jiwa yang ingin melanjutkan dan mendapat gelar pendidikan. Apabila hal itu terus dibiarkan, maka pada tahun 2030, Indonesia akan kekurangan sebanyak 2 juta tenaga terdidik.

"Bagaimana caranya, ya, pakai teknologi ini. Asalkan mereka punya niat dan mengerti teknologi, mereka pasti bisa. Sisanya mereka akan di rumah atau di kantor untuk belajar atau mengerjakan tugas lainnya," kata Hanafi.

Beberapa jenis pekerjaan membutuhkan sistem pendidikan online, misalnya pekerjaan di bidang perminyakan dan pertambangan. Kebanyakan dari mereka bekerja di daerah lain, seperti Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua (Baca: MM Online... Sedikit Tatap Muka, Kualitas Belajar Tetap Canggih!).

"Mereka yang bekerja di luar daerah biasanya kesulitan untuk dapat melanjutkan pendidikan lebih tinggi. Maka, para pekerja itulah yang menjadi sasaran MM Online. Selain itu, sasaran
lainnya adalah para eksekutif muda maupun karyawan swasta di Jakarta yang sudah sulit meluangkan waktunya untuk kuliah lagi. MM Online dapat menjadi solusi," ujarnya.

M Latief/KOMPAS.com Untuk Anda yang mengkhawatirkan kuliah melalui MM Online juga akan mendapat gelar dan ijazah yang sama dengan kelas konvensional, Anda tenang saja. Pasalnya, para mahasiswa kelas online juga akan mendapat ijazah yang sama seperti sistem perkuliahan konvensional.
Kunci sukses

Pertanyaannya, bagaimana dengan lulusannya nanti? Apakah gelar dan ijazah yang diterima lulusan akan sama dengan kuliah secara konvensional?

Untuk Anda yang mengkhawatirkan kuliah melalui MM Online juga akan mendapat gelar dan ijazah yang sama dengan kelas konvensional, tenang saja. Pasalnya, para mahasiswa kelas online juga akan mendapat ijazah yang sama seperti sistem perkuliahan konvensional.

Hanafi pun menjabarkan berbagai kendala dalam pelaksanaan perkuliahan melalui sistem online. Karena tidak ada yang mengontrol secara langsung, maka perkuliahan melalui sistem hybrid ini membutuhkan kedewasaan dari masing-masing mahasiswa.


"Apabila mahasiswa itu tidak memiliki niat maupun kedewasaan untuk belajar dan mengerjakan semua tugas, maka akan tertinggal dengan mahasiswa lainnya. Ia juga akan lulus lebih lama daripada mahasiswa lainnya," kata Hanafi.

Selain menjabarkan beberapa kendala tersebut, Hanafi juga memaparkan berbagai hambatan yang ditemukan dalam perkuliahan melalui sistem online ini. Biasanya, mahasiswa kelas online
memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap teknologi. Maka, teknologi terkadang juga menghambat perkuliahan. Misalnya, sistem yang tiba-tiba error dan lain sebagainya.

"Karena itulah, MM Online BINUS Business School berkomitmen untuk menjaga kecepatan, ketepatan, dan reliabilities. Kita harus berani mengambil risiko untuk menjadikan sistem online menjadi yang utama. Stamford dan Harvard dulu juga pernah gagal, tapi karena serius mengembangkan sistem online, jadi berkembang sampai sekarang. BINUS juga punya rektorat sendiri yang mengurusi sekolah online," pungkas Hanafi.

Sumber: kompas.com

Baca Selengkapnya ....
Cara Buat Email Di Google | Copyright of DOWNLOAD SOAL UJIAN NASIONAL.

Teman Pembaca

Ikuti UN

VIP FOLLOWER